Timun Mas
Pada zaman dahulu, hiduplah seorang janda tua bernama Mbok Srini yang sangat ingin mempunyai anak. Suatu hari ia bertemu dengan raksasa di hutan. Raksasa itu memberi Mbok Srini sebuah biji timun dan berkata bahwa dari timun itu akan lahir seorang anak. Namun raksasa meminta agar anak itu diberikan kepadanya saat sudah besar.
Mbok Srini menanam biji timun itu di ladangnya. Beberapa waktu kemudian tumbuh sebuah timun besar berwarna emas. Ketika dibelah, di dalamnya ada seorang bayi perempuan yang cantik. Bayi itu diberi nama Timun Mas.
Tahun demi tahun berlalu, Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang baik dan rajin. Ketika raksasa datang untuk menagih janjinya, Mbok Srini sangat sedih karena tidak ingin kehilangan Timun Mas.
Seorang pertapa kemudian memberi Timun Mas empat bungkusan berisi biji mentimun, jarum, garam, dan terasi untuk melindungi dirinya. Ketika raksasa mengejar Timun Mas, ia melemparkan bungkusan-bungkusan itu.
Biji mentimun berubah menjadi ladang mentimun yang luas, jarum berubah menjadi hutan bambu yang tajam, garam berubah menjadi lautan, dan terasi berubah menjadi lumpur panas yang akhirnya menelan raksasa.
Akhirnya Timun Mas berhasil selamat dan kembali hidup bahagia bersama Mbok Srini.
Pesan moral: Kita harus berani, cerdas, dan selalu berusaha menghadapi masalah

Komentar
Posting Komentar